www.pantauindonesia.id – Tim dari Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) baru-baru ini berhasil menyelenggarakan sebuah pelatihan yang bertujuan meningkatkan keterampilan pemasaran digital di masyarakat. Acara yang berlangsung pada 18 Oktober 2025 ini mengangkat tema “Pelatihan Pemasaran Digital dan Business Intelligence untuk Meningkatkan Penjualan di Paguyuban Thrifting Jawa Barat.” Pelatihan ini mengajak berbagai kalangan untuk memahami pentingnya adaptasi dalam era digital.
Peserta yang hadir dalam pelatihan ini datang dari beragam latar belakang, mulai dari anggota Paguyuban Thrifting hingga masyarakat umum. Antusiasme mereka menandakan tingginya minat masyarakat terhadap pengembangan bisnis daring saat ini. Pelatihan ini pun menawarkan wawasan tentang strategi pemasaran yang efektif di tengah persaingan yang semakin ketat.
Dari kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat mengimplementasikan pengetahuan yang didapat untuk lebih meningkatkan daya saing di pasar. Sesi-sesi pelatihan ini tidak hanya disampaikan oleh para akademisi, tetapi juga oleh praktisi bisnis yang berpengalaman dalam bidang mereka.
Pembukaan Pelatihan dan Sambutan dari Ketua Tim
Acara ini dibuka oleh Ketua Tim Pelaksana PkM, Assoc. Prof. Dr. Rahma Wahdiniwaty, yang merupakan dosen di Program Studi Doktor Ilmu Manajemen. Dalam sambutannya, beliau menggarisbawahi pentingnya pemahaman terhadap perubahan perilaku konsumen yang terjadi di era digital. Pendekatan ini menjadi hal yang krusial agar pelaku usaha dapat mengikuti perkembangan zaman.
Materi pertama tentang Strategi Pemasaran Digital disampaikan dengan jelas dan ringkas. Peserta didorong untuk berpikir kritis dan kreatif dalam menjalankan strategi pemasaran yang lebih efektif. Hal ini berkaitan erat dengan keahlian yang diperlukan untuk dapat bersaing di dunia bisnis yang semakin kompetitif ini.
Hal lain yang menjadi sorotan dalam pelatihan ini adalah pentingnya memanfaatkan teknologi dalam pemasaran. Dengan berbagai alat dan platform yang ada, pelaku usaha dapat lebih mudah menjangkau calon pelanggan. Ini menjadi poin agar para peserta lebih terbuka dan beradaptasi terhadap inovasi yang ada.
Materi tentang Iklan Digital dan Business Intelligence
Sesi berikutnya dipandu oleh Anna Dara Andriana, yang membawakan materi mengenai Iklan (Ads) dalam Pemasaran Digital. Ia menjelaskan bagaimana cara menggunakan iklan yang efektif dan efisien di berbagai platform, sehingga dapat menjangkau audiens yang lebih luas. Pendekatan ini sangat relevan untuk meningkatkan eksposur produk yang dijual oleh peserta.
Bahan ajar yang disampaikan mengkaji keragaman konten iklan dan cara melakukan pengoptimalan. Peserta diajak untuk aktif berpartisipasi dan bertanya tentang kendala yang mereka hadapi saat beriklan. Hal ini memberikan mereka kesempatan untuk belajar langsung dari pengalaman yang dialami oleh rekan-rekan mereka.
Selain itu, Gentisya Tri Mardiani menjelaskan tentang implementasi Business Intelligence (BI). Ia menunjukkan bagaimana BI bisa membantu pelaku usaha melakukan analisis terhadap data penjualan dan tren pasar. Dengan informasi yang tepat, keputusan bisnis yang diambil akan lebih terarah.
Praktik Penggunaan Aplikasi BI dan Dukungan dari Para Ahli
Pada sesi praktik, peserta diberi kesempatan untuk mencoba aplikasi BI sederhana yang dapat digunakan untuk analisis data di marketplace. Ini menjadi pengalaman langsung yang sangat berharga dan memungkinkan mereka untuk menerapkan teori yang telah dipelajari. Pendekatan praktis ini membuat materi menjadi lebih mudah dipahami.
Selain itu, pelatihan ini juga didukung oleh beberapa ahli, termasuk Prof. Dr. Ir. H. M. Yani Syafei, yang berbagi pengetahuan tentang industri thrifting. Ia memberikan wawasan tambahan mengenai bagaimana industri ini berkembang dan oportunidad yang bisa dimanfaatkan oleh anggota Paguyuban Thrifting.
Geraldi Catur Pamuji juga berperan dalam mendampingi peserta dalam penggunaan tools BI. Keberadaan para ahli ini memberikan nilai lebih pada pelatihan, memastikan peserta mendapatkan pemahaman mendalam tentang aplikasi yang digunakan.
Harapan dan Ucapan Terima Kasih
Pelatihan ini diharapkan mampu berdampak signifikan dalam meningkatkan kemampuan digital peserta, khususnya para pelaku usaha. Dengan meningkatnya pemahaman tentang pemasaran digital, diharapkan daya saing ekonomi mereka juga akan meningkat. Hal ini tantangan utama di tengah pesatnya pertumbuhan bisnis daring saat ini.
Sebagai penutup, ucapan terima kasih disampaikan kepada pihak-pihak yang telah mendukung terlaksananya pelatihan ini. Dukungan pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi sangat berarti dalam melaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat ini. Kolaborasi dengan Paguyuban Thrifting juga mendapatkan apresiasi yang tinggi.
Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan adanya sinergi antara pendidikan dan praktek bisnis. Keberhasilan pelatihan ini membuka peluang untuk pelaksanaan program-program serupa di masa mendatang. Inisiatif seperti ini penting untuk membangun masyarakat yang lebih melek teknologi dan berdaya saing di era digital.


