www.pantauindonesia.id – Pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten OKI memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam hal mobilitas dan ekonomi. Jalan poros yang sebelumnya rusak kini telah diperbaiki, memberikan kemudahan akses bagi warga di berbagai kecamatan.
Di Kecamatan Pampangan dan Pangkalanlampam, perbaikan jalan sangat dirasakan manfaatnya. Jalan yang awalnya tidak layak kini telah berfungsi dengan baik, membantu warga menuju pusat kota dan mendapatkan layanan publik yang diperlukan.
Widya, Kepala Desa Ulak Depati di Kecamatan Pampangan, mencatat bahwa waktu tempuh ke Kayuagung dan Palembang telah berkurang signifikan. Dari yang dulunya memakan waktu hampir dua jam, saat ini dapat ditempuh dalam kurang dari satu jam, meningkatkan efisiensi perjalanan sehari-hari.
Dampak Positif Perbaikan Jalan Terhadap Mobilitas Masyarakat
Perbaikan jalan juga dirasakan oleh warga Desa Jermun, yang berlokasi di perbatasan OKI dan Banyuasin. Menurut Abusroni, Kepala Desa Jermun, kondisi jalan yang sebelumnya becek saat hujan kini telah diperbaiki, memperlancar mobilitas masyarakat.
Abusroni menyebutkan bahwa pengerasan jalan tersebut sangat membantu kegiatan sehari-hari masyarakat. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya infrastruktur yang baik dalam mendukung aktivitas ekonomi lokal.
Pembangunan jalan poros yang diperbaiki di Kecamatan Sirah Pulau Padang, Pampangan, Pangkalanlampam, hingga Tulung Selapan, merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten OKI dalam memperkuat konektivitas antarwilayah. Hal ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah pantai timur OKI.
Pentingnya Infrastruktur untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Bupati OKI, H. Muchendi, menekankan bahwa penyediaan infrastruktur dasar adalah bagian dari visi pembangunan daerah. Infrastruktur yang baik tidak hanya meningkatkan mobilitas, tetapi juga memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa pembangunan harus dirasakan oleh semua lapisan masyarakat, baik di desa maupun di kota. Dalam hal ini, pemerataan pembangunan menjadi sasaran utama pemerintah daerah.
Muchendi menjelaskan bahwa proyek peningkatan jalan dilakukan secara bertahap, dengan dukungan dari pemerintah provinsi dan pusat. Ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk memastikan semua daerah, termasuk pelosok desa dan wilayah pesisir, mendapatkan perhatian yang sama.
Peran Strategis Kepala Desa dalam Pembangunan Infrastruktur Sosial
Selain fokus pada pembangunan fisik, Muchendi juga menyoroti perlunya penguatan infrastruktur sosial. Dalam konteks ini, kepala desa memiliki peran yang sangat penting dalam pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH).
Kepala desa diharapkan dapat memastikan program tersebut berjalan dengan efektif di tingkat desa melalui koordinasi yang baik dengan pendamping PKH. Kerja sama ini akan menciptakan komunikasi dua arah yang produktif, memudahkan pengambilan keputusan.
Dengan dukungan kebijakan dari kepala desa dan data akurat dari pendamping PKH, pengelolaan program sosial di desa diharapkan menjadi lebih transparan dan akuntabel. Hal ini akan memberikan dampak positif yang nyata bagi kesejahteraan masyarakat, sesuai dengan tujuan utama program tersebut.


