www.pantauindonesia.id – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) berkomitmen untuk meningkatkan layanan telekomunikasi melalui dukungan terhadap PT Telkom Indonesia dalam pengembangan jaringan serat optik di Kecamatan Air Sugihan. Proyek ini diharapkan mampu memperkuat konektivitas antara menara base transceiver station (BTS), yang saat ini masih menggunakan transmisi radio IP. Dengan peningkatan jaringan ini, layanan internet di regional tersebut diharapkan akan semakin cepat dan stabil, memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) OKI, Adi Yanto, menjelaskan bahwa saat ini terdapat 20 site BTS di Air Sugihan yang mengalami kelebihan kapasitas. Data dari pengguna menunjukkan bahwa kondisi jaringan telah over capacity, sehingga kualitas layanan menjadi menurun, dengan seringnya terjadi hambatan dalam akses internet.
Adi menegaskan bahwa peralihan ke serat optik akan memberikan banyak manfaat. Selain meningkatkan kecepatan akses, hal ini juga akan mengurangi masalah buffering dan lag, sehingga pengguna dapat menikmati pengalaman internet yang lebih baik.
Upaya Peningkatan Infrastruktur Telekomunikasi di Ogan Komering Ilir
Pemerintah daerah menyadari bahwa kualitas sinyal telekomunikasi masih belum merata di seluruh wilayah OKI, yang memiliki bentang geografis luas. Ada sekitar 47 titik blank spot dan beberapa desa dengan kualitas sinyal yang lemah. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah dalam mengatasi kesenjangan infrastruktur.
Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah mengambil langkah-langkah konkret untuk meningkatkan kualitas jaringan. Dia mengungkapkan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, operator telekomunikasi, dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan solusi yang efektif.
Adi juga menegaskan bahwa mereka berkomitmen untuk memfasilitasi perizinan dan memberikan dukungan lahan untuk pembangunan infrastruktur telekomunikasi. Keterlibatan masyarakat dalam proses ini juga diharapkan dapat menciptakan dukungan yang lebih besar.
Pentingnya Kolaborasi dalam Digitalisasi
Kolaborasi multipihak menjadi kunci dalam mempercepat digitalisasi di daerah ini. Menurut Adi, tanpa adanya sinergi yang baik antara semua pihak yang terlibat, pencapaian konektivitas yang lebih baik hanya akan menjadi sebuah jargon belaka.
Sementara itu, Manager Telkom Infrastruktur Area Sumbagsel, Nasution, menjelaskan bahwa pembangunan jaringan serat optik sepanjang 73 kilometer ini merupakan bagian dari program penguatan infrastruktur digital di Sumatera Selatan. Jaringan ini akan mendukung fiberisasi pada 20 menara BTS yang sudah ada di Air Sugihan.
Nasution menjelaskan, meskipun ada tantangan terkait kondisi geografis yang didominasi perairan, mereka optimis dapat mengatasi kendala tersebut. Dengan memaksimalkan jaringan yang ada dan menarik kabel mendekati site BTS, mereka yakin akan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.
Tanggapan Masyarakat Terhadap Pembangunan Jaringan
Sambutan dari masyarakat dan pemerintah desa terlihat positif. Kepala Desa Rengas Abang, Agus Suseno, mengungkapkan bahwa penguatan sinyal sangat diperlukan di kawasan dengan keterbatasan infrastruktur. Hal ini dirasa krusial untuk mendukung komunikasi masyarakat dan meningkatkan layanan pemerintahan desa.
Agus menegaskan pentingnya sosialisasi kepada masyarakat mengenai setiap langkah yang diambil dalam proyek ini. Apabila masyarakat memahami manfaat dari peningkatan jaringan ini, dukungan akan mengalir dengan sendirinya.
Pemerintah desa berusaha untuk memastikan bahwa setiap aspek proyek dapat dikomunikasikan dengan baik sehingga warga dapat berpartisipasi aktif. Sosialisasi yang baik diyakini dapat mempercepat proses pembangunan dan menjaga hubungan baik antara warga dan pihak pengembang.
Menghadapi Tantangan dalam Pembangunan Digital
Meski tantangan dihadapi, seperti kondisi geografis yang kompleks, pemerintah dan operator telekomunikasi tetap optimis mengenai pembangunan infrastruktur digital. Ketersediaan akses internet yang lebih baik diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di kawasan ini.
Pembangunan serat optik ini tidak hanya sekadar memenuhi kebutuhan saat ini, tetapi juga mempersiapkan kawasan untuk perkembangan teknologi di masa depan. Peningkatan kulitas layanan internet menjadi langkah awal untuk mencapai transformasi digital yang lebih besar di OKI.
Dalam mengimplementasikan proyek ini, semua pihak diajak untuk berkolaborasi demi masa depan yang lebih baik. Melalui upaya bersama, synergi diharapkan dapat diwujudkan dan membawa manfaat yang nyata bagi masyarakat.


